Medan, AwakBerita.com – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera Utara menyebabkan banjir parah di sejumlah daerah, salah satunya mengakibatkan jalur rel kereta api Medan-Binjai-Kuala Bingai ambles. Kondisi ini memaksa operator kereta api untuk menghentikan sementara perjalanan KA demi keselamatan penumpang dan operasional. Banjir yang melanda wilayah sekitar rel mengakibatkan tanah di bawah rel menjadi labil, sehingga jalur rawan amblas. Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan keputusan penghentian sementara perjalanan KA dilakukan sebagai langkah pencegahan dan pengamanan maksimal.
Kronologi Kejadian
Peristiwa amblesnya jalur rel terjadi setelah hujan deras mengguyur sejak malam sebelumnya. Genangan air yang tinggi menyebabkan tanah di bawah rel tidak stabil, sehingga jalur rel terlihat turun dan retak di beberapa titik.
“Keputusan menghentikan sementara perjalanan KA diambil untuk mengutamakan keselamatan penumpang dan menjaga agar kerusakan jalur tidak bertambah parah,” ujar petugas Humas PT KAI Sumut.
Kereta yang menuju Kuala Bingai dari Medan maupun sebaliknya dialihkan atau ditahan hingga jalur rel dinyatakan aman untuk dilintasi.
Dampak Terhadap Penumpang dan Transportasi
Penghentian sementara perjalanan KA berdampak langsung pada penumpang, terutama bagi mereka yang mengandalkan kereta sebagai sarana transportasi harian. Beberapa dampak yang dirasakan antara lain:
- Penumpang terpaksa menunda perjalanan atau mencari moda transportasi alternatif
- Aktivitas ekonomi terganggu karena keterlambatan pengiriman barang melalui KA
- Penumpang mendapat informasi melalui media sosial dan layanan resmi PT KAI
PT KAI juga menyediakan informasi terbaru dan jalur alternatif bagi penumpang yang terdampak.
Upaya Penanganan dan Pemulihan Jalur
Tim PT KAI, bersama pihak terkait, langsung melakukan langkah-langkah penanganan untuk memastikan jalur rel kembali aman:
- Memeriksa dan memperkuat struktur tanah di bawah rel
- Menurunkan tim teknis ke lokasi untuk mengevaluasi kerusakan jalur
- Menyiapkan peralatan dan material untuk perbaikan darurat
- Memantau kondisi cuaca dan debit air agar jalur tetap aman untuk operasional
Pihak PT KAI mengimbau penumpang untuk tetap memantau informasi resmi dan tidak melintasi jalur yang terdampak banjir demi keselamatan.
Imbauan Keselamatan
Masyarakat dan penumpang KA dihimbau untuk:
- Mengikuti informasi resmi terkait jadwal KA
- Tidak mencoba melintasi jalur rel terdampak banjir
- Mengantisipasi keterlambatan perjalanan dan mempersiapkan alternatif transportasi
Keputusan penghentian perjalanan ini anggap sebagai langkah preventif yang krusial untuk menghindari kecelakaan dan memperparah kerusakan jalur. Banjir yang melanda Sumut tidak hanya menimbulkan kerugian di darat dan permukiman, tetapi juga mengganggu transportasi kereta api. Penghentian sementara KA Medan-Binjai-Kuala Bingai menjadi langkah keselamatan yang tepat. Penumpang imbau tetap memantau informasi resmi dan bersabar hingga jalur kembali aman untuk lewati.