PTAR Klarifikasi: Tidak Beroperasi di Lokasi Banjir Sibolga-Tapanuli

PTAR Klarifikasi Tidak Beroperasi di Lokasi Banjir Sibolga-Tapanuli

Jakarta, AwakBerita.comMenanggapi isu yang beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan, PT Angkutan Relasi (PTAR) menegaskan bahwa perusahaan tidak beroperasi di wilayah terdampak banjir Sibolga-Tapanuli. Pernyataan ini sampaikan untuk meluruskan informasi yang menyebut adanya aktivitas perusahaan di lokasi bencana.

Klarifikasi Resmi dari PTAR

Dalam keterangan resmi, pihak PTAR menegaskan bahwa semua operasional perusahaan tidak berada di area terdampak banjir. “Kami memastikan tidak ada aktivitas PTAR di lokasi bencana. Klarifikasi ini kami sampaikan agar masyarakat tidak salah paham,” ujar perwakilan perusahaan.

Pernyataan ini juga dimaksudkan untuk menegaskan komitmen PTAR terhadap transparansi dan tanggung jawab sosial, terutama saat terjadi bencana yang berdampak pada warga lokal.

Dampak Banjir di Sibolga-Tapanuli

Banjir yang melanda wilayah Sibolga dan Tapanuli beberapa hari terakhir sebabkan hujan deras yang terus mengguyur daerah tersebut. Beberapa desa dan permukiman tergenang air, sehingga mengganggu aktivitas warga dan transportasi lokal.

Masyarakat yang terdampak telah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah, BPBD, dan relawan setempat. Penegasan PTAR yang tidak beroperasi di lokasi bertujuan untuk menghindari kebingungan publik terkait tanggung jawab perusahaan dalam penanganan bencana.

Upaya Penanganan dan Koordinasi

PTAR menyatakan pihaknya terus memantau kondisi wilayah dan siap memberikan dukungan kemanusiaan melalui saluran resmi, sesuai dengan kapasitas perusahaan. Namun, perusahaan menegaskan tidak ada kegiatan operasional langsung di area terdampak banjir. Perusahaan juga mendorong masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari BPBD dan pemerintah daerah terkait evakuasi dan bantuan darurat.

Klarifikasi PTAR menegaskan bahwa perusahaan tidak beroperasi di lokasi banjir Sibolga-Tapanuli. Pernyataan ini penting untuk menghindari misinformasi dan memastikan publik memahami batasan tanggung jawab perusahaan selama bencana. Masyarakat tetap himbau untuk mematuhi arahan petugas dan menjaga keselamatan diri selama kondisi banjir masih berlangsung.