Iran Klaim Hantam USS Abraham Lincoln Dengan 4 Rudal

Iran Klaim Hantam USS Abraham Lincoln Dengan 4 Rudal

AwakBerita.Com – Iran mengklaim telah menembakkan empat rudal balistik ke arah kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln di perairan Teluk Oman sebagai bagian dari respons militer terhadap serangan gabungan AS dan Israel. Pernyataan itu keluarkan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Melalui media pemerintah dalam sebuah operasi yang klaim tengah memasuki fase baru eskalasi.

Menurut rilis resmi IRGC, kapal induk kelas. Nimitz, yang menjadi simbol kekuatan angkatan laut AS, menjadi sasaran dalam apa yang mereka sebut Operation True Promise 4. Media Iran menyebut keempat rudal balistik itu berhasil menarget USS Abraham Lincoln dalam upaya “membalas agresi musuh” di kawasan.

Namun klaim tersebut langsung bantah oleh pihak Amerika Serikat. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa rudal-rudal yang luncurkan Iran “tidak bahkan mendekati” kapal induk tersebut, dan tidak ada kerusakan maupun korban di kapal atau kelompok tempurnya. Pernyataan ini menunjukkan betapa tajamnya perbedaan narasi antara Teheran dan Washington mengenai insiden tersebut.

Detil Serangan dan Konteksnya

IRGC menjelaskan bahwa peluncuran empat rudal balistik itu lakukan pada. Minggu, 1 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian serangan balasan atas apa yang mereka klaim sebagai agresi militer dari AS dan sekutunya. Operasi ini sebut melibatkan tidak hanya rudal, tetapi juga serangan drone dan gelombang aksi militer terhadap target di wilayah Israel dan pangkalan AS di Timur Tengah.

Pihak Iran menyatakan bahwa “darat dan laut akan menjadi kuburan bagi para agresor”, sebuah frasa retoris yang gunakan untuk menegaskan komitmen mereka dalam menghadapi apa yang mereka definisikan sebagai ancaman asing di kawasan. Klaim ini publikasikan secara luas oleh media negara seperti Press TV dan Tasnim.

Namun, pihak AS dengan tegas menolak klaim Iran. CENTCOM menulis di media sosial bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln tetap beroperasi dan tidak mengalami kontak dengan rudal yang luncurkan. Komando militer AS menambahkan bahwa aktivitas kapal induk tersebut tetap normal, termasuk peluncuran pesawat dan dukungan operasi regional.

Reaksi Internasional dan Ketegangan Regional

Insiden ini terjadi di tengah konflik berkepanjangan antara Teheran dan koalisi yang pimpin AS dan Israel. Yang picu oleh serangan udara gabungan ke beberapa sasaran di Iran. Berita tentang kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan. Tersebut telah memperburuk situasi dan memicu respons keras dari Garda Revolusi.

Reaksi internasional terhadap klaim serangan terhadap USS Abraham Lincoln bervariasi. Beberapa negara mengecam meningkatnya ketegangan dan menyerukan de eskalasi. Serta diplomasi, sementara yang lain memperingatkan dampak luas dari konflik. Yang bisa menimbulkan gangguan pada jalur pelayaran global dan pasar energi dunia. Ketegangan di Selat Hormuz. Salah satu jalur laut paling strategis di dunia, secara khusus menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu pasokan minyak global jika konflik semakin luas.