AwakBerita.Com – Menjelang dan selama bulan suci Ramadan, aparat kepolisian bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta Barat menggelar apel siaga kamtibmas. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengamanan wilayah serta memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Apel siaga tersebut pimpin oleh jajaran dari Polres Metro Jakarta Barat dan ikuti berbagai elemen masyarakat. Momentum Ramadan nilai sebagai periode yang membutuhkan perhatian khusus, mengingat meningkatnya aktivitas warga pada malam hari, mulai dari salat tarawih hingga kegiatan sahur on the road.
Kehadiran aparat dan ormas dalam satu barisan menjadi simbol sinergi untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan suasana kondusif selama bulan penuh berkah.
Sinergi Polisi dan Ormas Perkuat Pengamanan
Dalam apel siaga tersebut, petugas menekankan pentingnya kerja sama lintas elemen. Polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, termasuk ormas yang memiliki peran strategis di lingkungan masing-masing.
Selama Ramadan, potensi gangguan kamtibmas cenderung meningkat, seperti tawuran remaja, balap liar, petasan ilegal, hingga aksi kriminalitas yang memanfaatkan kelengahan warga. Oleh karena itu, patroli rutin akan tingkatkan, terutama pada jam rawan menjelang sahur dan setelah salat tarawih.
Perwakilan kepolisian mengimbau seluruh pihak untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga ketertiban. Ormas harapkan membantu memberikan edukasi kepada anggotanya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang meresahkan masyarakat.
Selain patroli, aparat juga akan melakukan pengawasan di sejumlah titik keramaian seperti pasar takjil, pusat perbelanjaan, dan area permukiman padat. Hal ini lakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan seperti pencopetan maupun pencurian kendaraan bermotor.
Ramadan Aman dan Kondusif Jadi Prioritas
Ramadan merupakan momen istimewa bagi umat Muslim. Karena itu, suasana yang aman dan tenteram menjadi kebutuhan utama agar ibadah dapat berlangsung khusyuk. Apel siaga kamtibmas menjadi langkah preventif guna mencegah potensi gangguan sejak dini.
Polisi juga mengajak para tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk aktif menyampaikan pesan-pesan damai. Ceramah dan kegiatan keagamaan diharapkan dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan serta menghindari provokasi yang berpotensi memecah belah.
Warga Jakarta Barat menyambut baik kegiatan apel siaga ini. Banyak yang berharap kehadiran aparat dan ormas secara aktif dapat menekan angka kriminalitas selama Ramadan. Rasa aman dinilai sangat penting, terutama bagi mereka yang beraktivitas pada malam hari.
Tak hanya fokus pada penindakan, aparat juga menekankan upaya pencegahan melalui dialog dan koordinasi intensif. Pendekatan humanis menjadi strategi utama agar masyarakat merasa lindungi, bukan diawasi secara berlebihan.
Dengan kolaborasi yang solid antara polisi dan ormas, arapkan situasi kamtibmas di Jakarta Barat tetap terkendali sepanjang Ramadan. Semangat kebersamaan dan kepedulian menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Melalui apel siaga ini, pesan yang ingin sampaikan jelas: menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ramadan pun harapkan berjalan lancar, penuh keberkahan, dan bebas dari gangguan kamtibmas.
