Jakarta, AwakBerita.com – Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) yang terletak di kawasan Jakarta Utara telah lama nantikan oleh masyarakat sebagai akses transportasi modern untuk menuju ke stadion yang megah. Namun, hingga saat ini, stasiun yang rencanakan sebagai salah satu fasilitas utama untuk mendukung kegiatan di JIS belum beroperasi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait kemacetan dan kesulitan transportasi yang akan hadapi oleh pengunjung JIS. Kemenhub dan Pemprov DKI Jakarta harapkan untuk segera mengambil langkah konkret agar stasiun ini bisa segera berfungsi dengan optimal.
Terkendala Regulasi dan Infrastruktur
Meskipun pembangunan Stasiun JIS telah selesai, operasionalnya terhambat oleh berbagai faktor, salah satunya adalah masalah regulasi dan ketidaksiapan infrastruktur. Stasiun ini seharusnya terhubung langsung dengan berbagai moda transportasi umum seperti KRL, bus, dan angkutan lainnya, tetapi hingga kini belum ada sinergi antara pihak terkait. Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI), perlu segera menyusun regulasi yang memadai untuk memperlancar alur transportasi menuju JIS.
Selain itu, beberapa aspek teknis dan operasional juga harus selesaikan. Misalnya, perlu adanya uji coba sistem elektrifikasi KRL yang akan terhubung dengan stasiun tersebut. Jika hal ini tidak segera tindaklanjuti, maka potensi kemacetan dan kesulitan bagi pengunjung JIS akan semakin besar. Penyelesaian masalah ini memerlukan koordinasi yang solid antara Kemenhub dan Pemprov DKI.
Pentingnya Kolaborasi Antara Pemerintah dan Stakeholder
Keberadaan Stasiun JIS menjadi sangat penting untuk mendukung aksesibilitas. Menuju Jakarta International Stadium yang akan menjadi tuan rumah berbagai acara internasional. Oleh karena itu, kolaborasi antara. Kementerian Perhubungan, Pemprov DKI Jakarta, dan pihak terkait lainnya sangat perlukan agar stasiun ini dapat segera beroperasi.
Pemerintah pusat dan daerah harapkan dapat segera menyelesaikan persoalan terkait infrastruktur dan regulasi, agar akses transportasi menuju JIS menjadi lebih efisien dan nyaman. Jangan sampai masalah transportasi menjadi hambatan yang mengurangi pengalaman pengunjung dalam menikmati berbagai acara di Jakarta International Stadium.
