Jakarta, AwakBerita.Com – Misteri data smartwatch milik kopilot pesawat ATR 42-500 akhirnya terungkap. Perangkat pintar tersebut mencatat aktivitas hingga 13.647 langkah, angka yang kini menjadi sorotan dan bahan analisis penting dalam proses investigasi insiden pesawat tersebut.
Data dari smartwatch ini memberikan gambaran aktivitas fisik terakhir yang terekam sebelum kejadian. Catatan jumlah langkah tersebut nilai dapat membantu penyelidik dalam merekonstruksi kronologi serta memahami kondisi dan pergerakan kopilot pada waktu-waktu krusial.
Tim investigasi menegaskan bahwa data digital seperti smartwatch memiliki peran signifikan dalam penyelidikan modern. Informasi yang terekam secara otomatis nilai objektif dan dapat melengkapi temuan lain, seperti rekaman komunikasi, data penerbangan, serta keterangan saksi.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa data langkah tidak bisa artikan secara tunggal. Diperlukan analisis menyeluruh agar informasi dari smartwatch dapat kaitkan secara tepat dengan kondisi di lapangan dan konteks kejadian yang sebenarnya.
Terungkapnya misteri smartwatch kopilot ATR 42-500 ini turut menarik perhatian publik. Banyak pihak menilai penggunaan teknologi wearable semakin penting dalam mendukung proses investigasi kecelakaan transportasi, terutama untuk memperkuat bukti dan memperjelas kronologi.
Ke depan, hasil analisis data smartwatch ini harapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi penyelidikan secara keseluruhan. Temuan tersebut juga menjadi pelajaran penting mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan keselamatan dan transparansi dunia penerbangan.
