Malaysia Resmi Tetapkan 1 Ramadan 19 Februari

Malaysia Resmi Tetapkan 1 Ramadan 19 Februari

AwakBerita.Com – Pemerintah Malaysia resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini umumkan secara resmi oleh otoritas keagamaan setempat setelah melalui proses pemantauan hilal dan perhitungan astronomi yang ketat.

Keputusan tersebut menjadi acuan bagi umat Islam di seluruh negeri untuk memulai ibadah puasa secara serentak. Di Malaysia, penentuan awal Ramadan lakukan melalui kombinasi metode rukyat (pengamatan hilal) dan hisab (perhitungan astronomi), yang koordinasikan oleh otoritas agama di tingkat federal.

Pengumuman resmi biasanya sampaikan oleh Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja setelah mendapat perkenan dari para Sultan di setiap negeri. Tradisi ini mencerminkan sistem monarki konstitusional Malaysia yang memberikan kewenangan urusan agama Islam kepada para penguasa negeri.

Dengan penetapan tersebut, umat Islam di Malaysia dapat mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan berbagai persiapan, mulai dari ibadah, kegiatan sosial, hingga tradisi khas Ramadan yang berlangsung setiap tahun.

Proses Penentuan Awal Ramadan di Malaysia

Penentuan 1 Ramadan di Malaysia tidak lakukan secara sembarangan. Otoritas agama melakukan pemantauan hilal di sejumlah titik strategis di seluruh negeri. Data pengamatan kemudian kombinasikan dengan hasil perhitungan astronomi untuk memastikan posisi bulan telah memenuhi kriteria yang tetapkan.

Metode ini kenal sebagai imkanur rukyat, yakni kriteria visibilitas hilal berdasarkan parameter tertentu seperti ketinggian bulan dan jarak sudutnya dari matahari. Jika hilal memenuhi syarat terlihat, maka keesokan harinya tetapkan sebagai awal Ramadan.

Pendekatan ini relatif konsisten dari tahun ke tahun, sehingga masyarakat memiliki kepastian dan kejelasan dalam menjalankan ibadah puasa. Transparansi proses juga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap keputusan pemerintah.

Penetapan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026, sekaligus menjadi penanda mulainya rangkaian ibadah penting, seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan berbagai program keagamaan di masjid-masjid seluruh Malaysia.

Dampak Penetapan bagi Umat Islam

Keputusan resmi pemerintah memberikan kepastian bagi jutaan umat Islam di Malaysia. Sektor pendidikan, perkantoran, hingga dunia usaha biasanya turut menyesuaikan jadwal kegiatan selama Ramadan. Suasana religius pun mulai terasa sejak malam pertama tarawih gelar.

Selain itu, penetapan awal Ramadan juga berdampak pada perencanaan Idulfitri mendatang. Dengan tanggal yang sudah dipastikan, masyarakat dapat mengatur cuti, perjalanan mudik, dan berbagai kebutuhan lainnya lebih awal.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Malaysia menjadikan Ramadan sebagai momen penting yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga sosial dan budaya. Tradisi bazar Ramadan, kegiatan amal, serta buka puasa bersama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat selama bulan suci.

Dengan ditetapkannya 1 Ramadan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026, umat Islam di Malaysia diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan penuh kekhusyukan dan persiapan matang. Keputusan resmi ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban dan keseragaman pelaksanaan ibadah di seluruh negeri.